Apakah orang kota lebih sejahtera? Penelitian ini membedah akar struktural ketimpangan pengeluaran rumah tangga di Provinsi Bali melalui pendekatan dekomposisi Blinder-Oaxaca dan validasi bibliometrik VOSviewer. Menggunakan 5.753 observasi data mikro Susenas 2018, studi ini mengungkap disparitas tajam antara pengeloaran rumah tangga di wilayah perkotaan (Rp1.622.367) dan perdesaan (Rp1.075.833). Temuan utama menunjukkan bahwa pendidikan tinggi mendominasi disparitas tersebut dengan kontribusi sebesar hampir 50%. Secara teknis, 56,9% kesenjangan dijelaskan oleh karakteristik yang dapat diobservasi, sementara 60,8% dipicu oleh perbedaan return to characteristics. Kebaruan penelitian ini terletak pada aplikasinya; di saat metode Oaxaca umumnya mendominasi studi pasar tenaga kerja, hanya 2,7% literatur global yang menerapkannya pada pengeluaran rumah tangga di negara berkembang. Hasil ini memberikan peta jalan strategis bagi kebijakan pembangunan wilayah yang lebih inklusif di Bali.

Pembicara:  Yusi Pramandari (FEB Universitas Udayana)

Moderator: Dede Setyadhi (FEB Universitas Udayana)

Instagram Live @forum.pembangunan (dalam Bahasa Indonesia)

Jumat, 30 Januari 2026 pukul 13.30-14.15 WITA (12.30-13.15 WIB)

 

Slides and video for past seminars: