Sepuluh tahun yang lalu, Indonesia telah menetapkan strategi nasional untuk layanan tumbuh kembang holistik bagi anak usia dini. Lima tahun yang lalu, hal ini dilanjutkan dengan peluncuran strategi multisektor untuk pencegahan stunting. Kini, Indonesia terus memperkuat komitmennya terhadap perkembangan anak usia dini. Meskipun begitu, stunting masih menjadi permasalahan utama, dengan prevalensi sebesar 19.8 persen pada anak balita di tahun 20241, yang memiliki dampak negatif terhadap capaian kognitif, fisik, dan pendidikan. Berbagai bukti menunjukkan bahwa stunting berkaitan dengan keterlambatan masuk sekolah dan rendahnya capaian pendidikan, sehingga penurunan stunting menjadi hal yang sangat krusial bagi perkembangan anak dan potensi ekonomi Indonesia di masa depan.
Untuk mengeksplorasi strategi yang praktis dan efektif dalam menangani stunting di Indonesia, J-PAL SEA berkolaborasi dengan peneliti untuk mengevaluasi potensi dampak grafik pertumbuhan terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak di Nusa tenggara Timur, Indonesia. Dalam seminar ini, para peneliti akan memaparkan hasil penelitian, dan menjawab pertanyaan-pertanyaan berikut:
- Bagaimana pemasangan grafik pertumbuhan mempengaruhi tumbuh dan kembang anak di Indonesia?
- Apakah grafik pertumbuhan merupakan solusi yang efektif dari segi biaya untuk meningkatkan tumbuh dan kembang anak di Indonesia?
Pemateri: Milda Irhamni (Universitas Indonesia), Gumilang Sahadewo (Universitas Gadjah Mada), dan Peter Rockers (Boston University)
Pembahas: Irma Ardiana (BKKBN)
Jumat, 27 Februari 2026 jam 09.00-10.30 WIB (daring dalam Bahasa Indonesia)
Interpretation into English available
Ikuti lewat Zoom (registrasi diperlukan) KLIK DI SINI

Slides and video for past seminars:
Leave A Comment