Daerah penghasil batu bara seperti Kutai Kartanegara dan Berau memiliki ketergantungan tinggi pada batu bara. Transisi menuju coal sunset membuat daerah ini harus mempersiapkan transisi sejak sekarang. Sayangnya sangat sedikit riset yang mendalami kerentanan daerah tersebut dalam menghadapi transisi, terutama di level desa lingkar tambang. Article 33 Indonesia memetakan kerentanan 293 desa di Berau dan Kutai Kartanegara (keduanya di Provinsi Kalimantan Timur) menggunakan Local Coal Transition Vulnerability Index untuk menunjukkan bagaimana desa mengalami kerentanan dan kemampuan adaptasi yang berbeda, dan karenanya bagaimana pemangku kepentingan perlu menyiapkan strategi transisi yang tepat. Dalam seminar ini akan dibahas bagaimana transisi dari batu bara dapat dipahami pada tingkat desa, serta apa artinya bagi masa depan ekonomi serta masyarakat di wilayah lingkar tambang.

Keynote remarks: Nur Hygiawati Rayahu (BAPPENAS)

Pemapar:

– Ariqoh Wahyu (Article 33)

– Merliyana Asepiesta (Article 33)

Penanggap:

– Budy Resosudarmo (The Australian National University)

– Hasbul Syafrani (BAPPERIDA Kabupaten Berau)

Moderator: Arisa Pangaribuan (Article 33)

đź“… Kamis, 24 September 2026. Daring dalam Bahasa Indonesia
đź•™ 14.00-16.30 WIB (GMT+7)

Tersedia penerjemah ke dalam Bahasa Isyarat Indonesia

Registrasi untuk mengikuti di Zoom (dalam Bahasa Indonesia): klik di sini

Slides and video for past seminars: